Categories
Article

Mau Jadi Marketing? Jadi Pengusaha? Atau Ibu Rumah Tangga?

Anda seorang marketing? mau bertahan jadi marketing? Atau mau jadi pengusaha? Apa cukup jadi karyawan saja, yang menunggu waktu jadi ibu rumah tangga? Baiknya fahami dulu individu Marketing di bawah ini. Selanjutnya silakan Anda pikir punya bakat di bagian mana?

Telemarketer

Telemarketing adalah pekerjaan dimana pelakunya menjual layanan dan produk melalui telepon dengan mendapatkan perhatian pelanggan pada awal panggilan dan melakukan promosi penjualan. Jika Anda bekerja di sebuah perusahan yang memerlukan telemarketing dalam pengolahan database, tentunya Anda punya insting bicara yang luas, fasih dalam dialek, tidak berbahasa setengah ular setengah belut. Karena Anda sedang menjual produk, bukan jadi Pelawak.

Broker

Dalam jual beli Broker adalah jasa individu atau perusahaan yang bertindak sebagai perantara yang mempertemukan antara buyer dengan owner. Dalam perjodohan, broker itu sama dengan Mak Comblang. Berbeda dengan telemarketing yang hanya sebagai individu yang menawarkan produk melalui telpon, mengatur schedule pertemuan. Broker lebih kepada eksekutor atau mewakili setelah terjadi tatap muka dengan pihak buyer.

Canvasser

Canvaser adalah individu yang menawarkan produk dalam suatu proses penjualan tanpa ada kontak sebelumnya. Kecuali kepada orang terdekat. Dengan begitu banyak cara untuk menjangkau pelanggan, promosi dari pintu ke pintu, termasuk di dalamnya bagi-bagi brosur di jalanan pake rok mini tulisan di dada diskon 20%.

Programmer & Digital Marketer

Ini adalah bagian inovasi di dunia marketing. Lengah sedikit, Anda ketinggalan. Anda tidak bisa meluku terpaku dengan sosial media facebook atau marketplace. Programmer dan Digital Marketer adalah seseorang yang mampu menyelesaikan masalah pemasaran dengan perkembangan teknologi internet, bahasa pemprograman, membuat atau mengatur website, bisa mengkolaborasikan bermacam sosial media yang berbeda. Seperti kolaborasi Facebook Ads dengan Google Ads, Google Ads dengan Instagram Ads, Website, Land Page, dan lain-lain. Tapi bukan berarti seorang programmer & Digital Marketer ahli dalam eksekusi bisnis, tapi lebih kepada ahli dalam menjangkau market audience, tentunya juga didukung kualitas produk.

Networker

Networker adalah individu yang membangun hubungan dengan orang lain atau organisasi yang berpengaruh terhadap kesuksesan profesional maupun personal. Networker adalah individu yang paling tinggi punya optimis, percaya diri, kuat dalam fisikologi, kuat dalam interaksi komunikasi bisnis dan sosial. Semua pengusaha sukses berasal dari seorang networker.

Leadership

Leadership adalah seseorang yang berfungsi sebagai manajemen untuk mempengaruhi, mengarahkan, memotivasi (motivator) dan mengawasi orang lain untuk menyelesaikan tugas-tugas yang telah direncanakan, untuk mencapai tujuan dan sasaran perusahaan.

Sekarang coba gali bakat Anda dalam dunia marketing. Mau bertahan sebatas marketing? kuasai 1,2,3,4. Tapi jika mau jadi pengusaha, Anda harus jadi sosok 5 dan 6. Syukur-syukur bisa semua.

Ini adalah tentang kelangsungan karir Anda. Dunia marketing adalah dunia pengusaha. Bukan dunia karyawan. Jika hanya mau bertahan jadi karyawan, Anda tidak perlu pikirkan hal di atas. Cukup kerja dengan baik, datang tepat waktu. Nanti kalo ada Mak Comblang nawarin jodoh, Anda bisa resign kapan saja.

Best Marketing itu biasanya cari jodoh sendiri. Punya keputusan sendiri. Resign kerja untuk jadi pengusaha, bukan jadi Ibu Rumah tangga.

One reply on “Mau Jadi Marketing? Jadi Pengusaha? Atau Ibu Rumah Tangga?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *